Menyulap Ikan Utuh Menjadi Berbagai Olahan

Kegiatan Pengolahan Ikan Lele Elora (dok. pribadi)
Kegiatan Pengolahan Ikan Lele Elora (dok. pribadi)

Pada zaman globalisasi saat ini, inovasi-inovasi yang berguna sangat diperlukan di bidang apapun, salah satunya di bidang perikanan. Biar tidak mottainai kalau kata partner saya. Singkat cerita, mottainai berasal dari bahasa Jepang yang berarti dibuang percuma atau mubazir. Penjelasan lebih rincinya yaitu segala sesuatu yang seharusnya bisa digunakan kembali tetapi tidak tahu bagaimana cara menggunakan atau memanfaatkannya.

Sama halnya dengan ikan, khususnya ikan lele. Ketika para penambak ikan lele dalam masa panen tetapi ternyata ada beberapa ikan hasil panennya sudah terlalu besar dan tidak laku di pasaran, mereka bingung mau diapakan ikan tersebut. Ada yang pada akhirnya dikonsumsi sendiri, tidak banyak juga yang akhirnya dibuang sia-sia atau dibiarkan mati begitu saja. Sayang banget, kan? Mereka tidak mendapat untuk dari si ikan lele jumbo itu malahan rugi.

Beberapa petambak ikan bersama para komunitasnya tidak tinggal diam. Contohnya adalah Komunitas Petani Lele di daerah Pringsewu, Lampung dan Republik Lele, Kediri, Jawa Timur. Mereka memutar otak dan menerapkan sistem zero waste dengan mengolah si ikan lele jumbo itu menjadi berbagai macam panganan olahan.

Rambak dan Hasil Olahan Lain
Rambak Kulit Ikan Lele

Satu badan si lele jumbo, yaitu dari kepala hingga buntut ini tidak ada yang tersisa sama sekali. Mereka habis diolah tanpa ada sisa. Daging si lele dijadikan abon, bagian kepala, duri dan buntut dijadikan stik ikan dan kulit mereka bisa dijadikan kerupuk rambak yang rasanya lebih gurih dan renyah dibandingkan rambak kulit sapi.

Selain itu, pengolahannya pun tidak begitu sulit namun membutuhkan beberapa alat produksi seperti spinner (mesin peniris minyak), oven serta kompor dan penggorengan. Akan tetapi alat-alat produksi itu bisa dipakai untuk membuat ketiganya (kecuali spinner karena biasanya khusus untuk abon).

Stik lele dan Abon Lele (dok. pribadi)
Stik lele dan Abon Lele (dok. pribadi)

Hasil dari produksi tersebut bisa dikemas dengan apik dan siap untuk dijual dengan bentuk lain dari si ikan yang dianggap mottainai itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s